Minggu, 14 April 2013

makalah isbd part II



BAGIAN I PENEBANGAN HUTAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Adapun latar belakang penulis mengangkat masalah dari tema Lingkungan Hidup yang berjudul Penebangan Hutan secara liar, dan Menurut Spurr (1973), hutan dianggap sebagai persekutuan antara tumbuhan dan binatang dalam suatu asosiasi biotis. penebangan hutan secara liar kini kian marak dan dapat merusak hutan tanpa memperhatikan dampak negative yang ditimbulkan. Karena masalah penebangan hutan yang terjadi di KalBar makin bertambah luas dan tentu masalah ini menjadi masalah serius dan perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah.


1.2.  Tujuan
Adapun tujuan yang ingin di capai yaitu :
1.      Memenuhi tugas Ilmu Sosial Budaya dari Bapa Jul.
2.      Karena masalah penebangan hutan ini menjadi prioritas utama dalam kehidupan masyarakat.


1.3. Pendekatan
Adapun pendekatan yang dilakukan dalam memenuhi tugas kelompok ini melalui pendekatan kuantitatif yakni dengan melakukan observasi lapangan, wawancara dan studi pustaka.









BAB II
PEMBAHASAN


2.1.Pengertian Lingkungan Hidup
Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Pengertian lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Lingkungan hidup, sering disebut sebagai lingkungan, adalah istilah yang dapat mencakup segala makhluk hidup dan tak hidup di alam yang ada di Bumi atau bagian dari Bumi, yang berfungsi secara alami tanpa campur tangan manusia yang berlebihan. Adapun berdasarkan UU No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.


2.2.  Penebangan Hutan
Penebangan hutan merupakan usaha menebang atau memotong kayu yang ada di dalam kawasan hutan, baik yang dilakukan oleh orang perorang maupun oleh badan usaha. Penebangan hutan ini bisa dibenarkan apabila pelaku pebangan hutan mempunyai ijin menebang pohon di hutan. hutan  merupakan kumpulan pohon-pohon dan hewan yang berada dalam suatu kawasan yang saling berinteraksi, mereka hidup di atas tanah yang hidup dalam keseimbangan. Hutan ini akan tetap lestari bila kita mau melestarikannya. Namun, apabila tidak dilestarikan maka akan timbul kepunahan terhadap ekosistem hutan tersebut. Kepunahan atau kerusakan hutan ini salah satunya bisa disebabkan oleh penebangan hutan secara liar, dan oleh sebab itu Fungsi hutan sebagai penyimpan air tanah juga akan terganggu akibat terjadinya pengrusakan hutan yang terus-menerus. Hal ini akan berdampak pada semakin seringnya terjadi kekeringan di musim kemarau dan banjir serta tanah longsor di musim penghujan. Pada akhirnya, hal ini akan berdampak serius terhadap kondisi perekonomian masyarakat. selain dari pada itu adanya penambah penyebab deforestasi hutan semakin kompleks. Kurangnya penegakan hukum yang terjadi saat ini memperparah kerusakan hutan. penambah Penyebab kerusakan hutan tersebut dapat dikemukakan sebagai berikut :
1.      Hak Penguasaan Hutan
                  2.      Hutan tanaman industri
3.      Perkebunan

2.3. Akibat Penebangan Hutan
1. Penebangan hutan secara liar akan dapat berdampak pada bencana kekeringan. Pepohonan biasanya mempunyai fungsi menahan air itu tidak ada lagi akibat kekeringan. Air hujan akan langsung mengalir ke laut dan cadangan air tanah menjadi tidak ada.
2. Salah satu akibat dari penebangan hutan secara liar adalah banjir dan untuk mencegah banjir, tindakan penebangan hutan secara liar harus dihindari. Jika penebangan liar tersebut dibiarkan bukan tidak mungkin banjir akan terus terjadi dan akan membawa korban lebih banyak lagi.
3. Ketika bencana banjir datang, maka yang akan menanggung resikonya adalah manusia sendiri. Justru orang yang melakukan penebangan liar itu selamat, sementara yang kena banjirnya adalah manusia lain yang tidak tahu menahu akan penebangan liar yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab terhadap pelestarian hutan.
4. Untuk itu, sebagai generasi penerus bangsa kita wajib melestarikan hutan. Karena melestarikan hutan merupakan hal yang wajib bagi setiap manusia dan warga negara, dan tidak terkecuali. Hutan yang rusak akan mengancam kehidupan bermasyarakat. Misalnya peningkatan suhu panas bumi.


2.4.Upaya Pelestarian Hutan.
Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. Padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air.
Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan:
1) Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
2) Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
3) Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
4) Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
5) Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan.
























BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan diatas tidaklah heran negara kita tidak dapat terlepas dari bencana banjir di berbagai wilayah di Indonesia. Semakin banyaknya penebangan hutan liar, maka akar – akar pepohonan yang memiliki fungsi utama untuk menahan air – air hujan yang deras tentu saja akan terhambat dan akan tentu saja sangat berpotensi menimbulkan banjir di wilayah – wilayah yang lebih mementingkan perumahan industri daripada pepohonan alami.


3.2. Saran
Hutan yang kita miliki harus dilestarikan sehingga anak cucu kita bisa menikmati hutan yang kita miliki. Kita tidak boleh memanfaatkan hutan secara sembarangan, kalau hutan yang kita miliki habis maka akan terancam bencana. Agar hutan kita tetap lestari maka kita harus melestarikannya.


BAGIAN II  KRISIS EKONOMI GLOBAL
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

         Krisis global adalah salah satu dilema yang sedang dihadapi Indonesia sejak dahulu hingga sekarang. Dan ini adalah dinamika kehidupan ekonomi yang tidak tetap perubahannya. Kadang sistem ekonomi dunia naik, kadang sistem ekonomi dunia merosot drastis. Ini menyebabkan gejolak besar bagi kehidupan ekonomi seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Akibat langsungnya adalah meledaknya harga kebutuhan pokok di Indonesia. Yang mana sebelumnya saja sudah menjepit dompet masyarakat dan kini semakin menekan sektor-sektor usaha yang menyediakan kebutuhan tersebut. Misalnya: Petani yang menyediakan sayur mayur kini kesulitan dalam mencari pupuk yang murah, padi menjadi kurang subur dan pasokan yang terbatas membuat harga beras melonjak. Ini adalah satu dari ribuan keluhan masyarakat dalam merasakan dampak buruk dari krisis global ini. Sehingga tema “Krisis Ekonomi Global” ini sangat cocok untuk menjadi bahan diskusi bagi mahasiswa karena mahasiswa juga mengalami dilema ini dalam hidupnya.


1.2.Tujuan Penulisan

         Supaya mahasiswa dapat lebih kritis terhadap situasi krisis ekonomi global yang mana sekarang menjadi topik hangat dan dilema luar biasa bagi seluruh dunia. Paling tidak mahasiswa dapat memecahkan masalah kecil yang berhubungan dengan krisis ekonomi global tersebut. Diharapkan pula makalah ini dapat menjadi acuan belajar dalam mempelajari permasalahan ekonomi di Perguruan Tinggi.


1.3.Rumusan Masalah

         Adapun makalah ini dibuat dengan rumusan permasalahan:
·        Apa itu Krisis Ekonomi Global?
·        Mengapa Krisis Ekonomi Global bisa terjadi?
·        Sektor apa saja yang terkena imbas dari Krisis Global tersebut?
·        Bagaimana cara mengatasi Krisis Global tersebut?
·        Apa tanggapan kita sebagai mahasiswa terhadap masalah ini?


BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Krisis Ekonomi Global
         Krisis ekonomi Global merupakan peristiwa di mana seluruh sektor ekonomi pasar dunia mengalami keruntuhan dan mempengaruhi sektor lainnya di seluruh dunia. Ini dapat kita lihat bahwa negara adidaya yang memegang kendali ekonomi pasar dunia yang mengalami keruntuhan besar dari sektor ekonominya. Bencana pasar keuangan akibat rontoknya perusahaan keuangan dan bank-bank besar di Negeri Paman Sam satu per satu, tinggal menunggu waktu saja. Bangkrutnya Lehman Brothers langsung mengguncang bursa saham di seluruh dunia. Bursa saham di kawasan Asia seperti di Jepang, Hongkong, China, Asutralia, Singapura, India, Taiwan dan Korea Selatan, mengalami penurunan drastis 7 sd 10 persen. Termasuk bursa saham di kawasan Timur Tengah, Rusia, Eropa, Amerika Selatan dan Amerika Utara. Tak terkecuali di AS sendiri, Para investor di Bursa Wall Street mengalami kerugian besar.

2.2. Akibat Terjadinya Krisis Ekonomi Global
1. Akibat Krisis Ekonomi Global Bagi Luar
         Pada tahun 1907 krisis perbankan Internasional dimulai di New York, setelah beberapa decade sebelumnya yakni mulai tahun 1860-1921 terjadi peningkatan hebat jumlah bank di Amerika s/d 19 kali lipat. Selanjutnya, tahun 1920 terjadi depresi ekonomi di Jepang. Kemudian pada tahun 1922 – 1923 German mengalami krisis dengan hyper inflasi yang tinggi. Karena takut mata uang menurun nilainya, gaji dibayar sampai dua kali dalam sehari. Selanjutnya, pada tahun 1927 krisis keuangan melanda Jepang (37 Bank tutup); akibat krisis yang terjadi pada bank-bank Taiwan. Pada tahun 1929 – 30 The Great Crash (di pasar modal NY) & Great Depression (Kegagalan Perbankan); di US, hingga net national product-nya terbangkas lebih dari setengahnya. Selanjutnya, pada tahun 1931 Austria mengalami krisis perbankan, akibatnya kejatuhan perbankan di German, yang kemudian mengakibatkan berfluktuasinya mata uang internasional. Hal ini membuat UK meninggalkan standard emas. Kemudian1944 – 66 Prancis mengalami hyper inflasi akibat dari kebijakan yang mulai meliberalkan perekonomiannya. Berikutnya, pada tahun 1944 – 46 Hungaria mengalami hyper inflasi dan krisis moneter. Ini merupakan krisis terburuk eropa. Note issues Hungaria meningkat dari 12000 million (11 digits) hingga 27 digits.Pada tahun 1945 – 48 Jerman mengalami hyper inflasi akibat perang dunia kedua.. Selanjutnya tahun 1945 – 55 Krisis Perbankan di Nigeria Akibat pertumbuhan bank yang tidak teregulasi dengan baik pada tahun 1945. Namun ketika tahun 1971 Kesepakatan Breton Woods runtuh (collapsed). Pada hakikatnya perjanjian ini runtuh akibat sistem dengan mekanisme bunganya tak dapat dibendung untuk tetap mempertahankan rezim nilai tukar yang fixed exchange rate. Selanjutnya pada tahun 1971-73 terjadi kesepakatan Smithsonian (di mana saat itu nilai 1 Ons emas = 38 USD). Pada fase ini dicoba untuk menenangkan kembali sektor keuangan dengan perjanjian baru. Namun hanya bertahan 2-3 tahun saja.
Pada tahun 1973 Amerika meninggalkan standar emas. Akibat hukum "uang buruk (foreign exchange) menggantikan uang bagus (dollar yang di-back-up dengan emas)-(Gresham Law)". Pada tahun 1973 dan sesudahnya mengglobalnya aktifitas spekulasi sebagai dinamika baru di pasar moneter konvensional akibat penerapan floating exchange rate sistem. Periode Spekulasi; di pasar modal, uang, obligasi dan derivative. Maka tak aneh jika pada tahun 1973 – 1874 krisis perbankan kedua di Inggris; akibat Bank of England meningkatkan kompetisi pada supply of credit. Perkembangan berikutnya, pada tahun 1987 The Great Crash (Stock Exchange), 16 Oct 1987 di pasar modal US & UK. Mengakibatkan otoritas moneter dunia meningkatkan money supply.
         Kemudian, pada tahun 1998 terjadi krisis keuangan di Rusia; dengan jatuhnya nilai Rubel Rusia (akibat spekulasi) Selanjutnya krisis keuangan melanda Brazil di tahun 1998. pad saat yang hamper bersamaan krisis keuangan melanda Argentina di tahun 1999. Terakhir, pada tahun 2007-hingga saat ini, krisis keuangan melanda Amerika Serikat. Dari data dan fakta historis tersebut terlihat bahwa dunia tidak pernah sepi dari krisis yang sangat membayakan kehidupan ekonomi umat manusia di muka bumi ini.
 2.Akibat Krisis Ekonomi Global Bagi Dalam
Resesi ekonomi yang kini melanda AS, juga gejolak keuangan di beberapa belahan dunia, tak boleh dipandang remeh. Pemerintah harus waspada dan antisipatif, karena resesi ekonomi AS kemungkinan semakin parah sehingga bisa berdampak hebat terhadap kehidupan ekonomi di dalam negeri. Di sisi lain, sektor keuangan di beberapa belahan dunia yang lain kini juga bergejolak dan potensial berimbas ke mana-mana, termasuk ke Indonesia.
Eropa Timur dan Amerika Latin sebenarnya pernah mengalami krisis ekonomi dan keuangan. Namun, saat itu krisis tersebut lebih karena pengaruh pergolakan politik di masing-masing negara. Tapi kini krisis ekonomi di kedua kawasan amat potensial karena bubble di sektor keuangan sudah amat berlebihan. Artinya, bubble tersebut hampir pasti segera pecah. Celakanya, kalau negara-negara berkembang yang terkena krisis ekonomi, lembaga-lembaga keuangan internasional cenderung lepas tangan. Akibatnya, krisis yang terjadi bisa sangat parah dan potensial mengimbas ke wilayah lain.
Warung-warung di pelosok Jakarta kini bertumbangan ke jurang kebangkrutan. Itu sebagai bukti bahwa rakyat kebanyakan sudah tak berbelanja lagi. Sementara lapisan atas justru berbelanja keperluan sehari-hari ke pasar-pasar modern milik pengusaha besar. Ini menyebabkan kefailitan raksasa bagi dunia bisnis.
Saat ini dampak resesi ekonomi global yang paling dirasakan adalah pada masyarakat menengah ke atas, terlebih mereka yang bermain saham, valuta asing dan investasi emas.
Dari pantauan media di sejumlah pasar di tanah air, sejak BEJ melakukan suspend pada Jum’at (10/10) kemarin, harga bahan-bahan pangan mulai merangkak naik. Jika sudah begini, masyarakat bawah yang paling merasakan dampaknya.
Harga bahan baku seperti besi, keramik, semen dan sejumlah aksesori rumah lainnya yang berasal dari industri manufaktur, kata dia, sangat rentan mengalami kenaikan.
Kenaikan bahan baku akibat dampak krisis ekonomi ini akan semakin menyulitkan sektor properti, setelah sebelumnya juga diterpa kenaikan harga bahan baku akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM).
Pada sektor properti ini, tipe rumah kelas menengah ke atas yang akan paling besar terkena dampak terjadinya krisis ekonomi ini. Kenaikan tingkat suku bunga pasti akan mengikutinya. Sehingga harga cicilan rumah perbulannya akan naik. Sedangkan untuk rumah kelas menengah ke bawah sedikit tidak berpengaruh karena sebagian sudah disubsidi pemerintah.


2.3. Sepuluh Cara Mengatasi Krisis Ekonomi Global Oleh Pemerintah Republik Indonesia  
            Presiden menegaskan 10 langkah yang harus ditempuh semua pihak untuk menghadapi krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat (AS), sehingga tidak berdampak buruk terhadap pembangunan nasional.
 Pertama, Presiden mengajak semua pihak dalam menghadapi krisis global harus terus memupuk rasa optimisme dan saling bekerjasama sehingga bisa tetap menjagar kepercayaan masyarakat.
Kedua, pertumbuhan ekonomi sebesar enam persen harus terus dipertahankan antara lain dengan terus mencari peluang ekspor dan investasi serta mengembangkan perekonomian domestik.
Ketiga adalah optimalisasi APBN 2009 untuk terus memacu pertumbuhan dengan tetap memperhatikan `social safety net` dengan sejumlah hal yang harus diperhatikan yaitu infrastruktur, alokasi penanganan kemiskinan, ketersediaan listrik serta pangan dan BBM.
Untuk itu perlu dilakukan efisiensi penggunaan anggaran APBN maupun APBD khususnya untuk peruntukan konsumtif.
Keempat, ajakan pada kalangan dunia usaha untuk tetap mendorong sektor riil dapat bergerak. Bila itu dapat dilakukan maka pajak dan penerimaan negara bisa terjaga dan juga tenaga kerja dapat terjaga. Sementara Bank Indonesia dan perbankan nasional harus membangun sistem agar kredit bisa mendorong sektor riil. Di samping itu, masih menurut Kepala Negara, pemerintah akan menjalankan kewajibannya untuk memberikan insentif dan kemudahan secara proporsional.
Kelima, semua pihak lebih kreatif menangkap peluang di masa krisis antara lain dengan mengembangkan pasar di negara-negara tetangga di kawasan Asia yang tidak secara langsung terkena pengaruh krisis keuangan AS.
Keenam, menggalakkan kembali penggunaan produk dalam negeri sehingga pasar domestik akan bertambah kuat.
Ketujuh, perlunya penguatan kerjasama lintas sektor antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia perbankan serta sektor swasta.
Kedelapan, semua kalangan diharapkan untuk menghindari sikap ego-sentris dan memandang remeh masalah yang dihadapi.
Kesembilan, mengingat tahun 2009 merupakan tahun politik dan tahun pemilu, kaitannya dengan upaya menghadapi krisis keuangan AS adalah memiliki pandangan politik yang non partisan, serta mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan golongan maupun pribadi termasuk dalam kebijakan-kebijakan politik.
Kesepuluh, Presiden meminta semua pihak melakukan komunikasi yang tepat dan baik pada masyarakat. Tak hanya pemerintah dan kalangan pengusaha, serta perbankan, Kepala Negara juga memandang peran pers dalam hal ini sangat penting karena memiliki akses informasi pada masyarakat.


2.4.Tanggapan Mahasiswa terhadap Krisis ekonomi Global 
         Sebagai insan kritis dan intelektual, kita harus menyadari dan mengakui dampak hebat dari krisis ekonomi global ini. Karena ini bukan saja merupakan masalah negara saja, kita sebagai rakyat yang juga terkena akibat dari krisis ini. Sehingga menjadi kewajiban kita untuk ambil bagian dalam mencari pemecahan persoalan dalam permasalahan ini.
         Dalam persoalan sehari-hari kita sebagai rakyat melakukan sesuatu apa adanya. Dengan cara menghemat dan selektif dalam memilih kebutuhan pokok khususnya, adalah salah satu cara kita menghadapi krisis ekonomi global. Saran bagi pemerintahan adalah untuk lebih memperhatikan sektor usaha kecil yang sejujurnya hampir tidak terlirik oleh pemerintah yang terlalu memprioritaskan usaha raksasa (perusahaan) , BUMN, dan jasa umum. Padahal sektor usaha kecil adalah salah satu sumber mata pencaharian rakyat yang harusnya dibesarkan. Usaha kecil dimungkinkan untuk menarik banyak investor untuk menanamkan modalnya, sehingga rakyat menjadi mandiri dan pemerintah menjadi lebih diringankan untuk permasalahan pemberdayaan ekonomi rakyat. Untuk selanjutnya pemerintah tinggal menjalankan program kerja untuk mengatasi krisis global tersebut sehingga rakyat dan pemerintah menjadi partner dalam menanggulangi permasalahan ini.


BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
         Setelah membaca makalah di atas, dapat disimpulkan bahwa:
a.       Krisis ekonomi Global merupakan peristiwa di mana seluruh sektor ekonomi pasar dunia mengalami keruntuhan dan mempengaruhi sektor lainnya di seluruh dunia
b.      Krisis ekonomi Global terjadi karena permasalahan ekonomi pasar di sluruh dunia yang tidak dapat dielakkan karena kebangkrutan maupun adanya situasi ekonomi yang carut marut.
c.       Sektor yang terkena imbasan Krisis Ekonomi Global adalah seluruh sektor bidang kehidupan. Namun yang paling tampak gejalanya adalah sektor bidang ekonomi dari terkecil hingga yang terbesar.
d.      Cara mengatasi permasalah Krisis ekonomi bagi masyarakat adalah lebih selektif dalam memenuhi kebutuhan dan bersikap kooperatif bersama pemerintah dan sebaliknya dari pemerintah untuk lebih sigap dalam situasi masyarakat.
e.       Sebagai mahasiswa kita harus kritis dan menanggapi dengan cepat permasalahan kehidupan yang terjadi saat ini khususnya krisis ekonomi global ini. Paling tidak dari hal kecil, sehingga untuk hal besar kita akan lebih siap menghadapinya.


3.2. Saran
         Kepada masyarakat untuk tetap bersabar terhadap situasi permasalahan kita ini dan mempercayakan segala sesuatu kepada pemerintah. Dan dimulai dari pribadi dan diri sendiri, untuk mengikuti saran yang telah dituliskan di atas. Dan bagi para mahasiswa untuk menjadi lebih kritis. Semoga makalah ini menjadi kajian yang baik meskipun masih terdapat kekurangan. Atas perhatian dari seluruh pihak, kami ucapkan terima kasih.


BAGIAN III DAMPAK ALAT KOMUNIKASI TERHADAP KERIBADIAN MAHASISWA

BAB  I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Sekarang telah banyak alat komunikasi yang telah menyebar ke seluruh dunia bahkan Indonesia sendiri menjadi salah satu tempat penjualan alat-alat gadget yang dikirim dari berbagai Negara. Di Indonesia sangat mudah mendapatkan gadget-gadget canggih dengan harga murah.
Dari sekian banyaknya alat-alat canggih tersebut, ada pengaruh negative terhadap orang yang sering menggunakannya secara terus menerus sehingga ia kurang memperdulikan lingkungan sekitarnya.
Walaupun penggunaaan alat komunikasi secara terus menerus dapat membawa dampak negative, tetapi juga dapat membawa pengaruh positif terhadap orang yang menfaatkannya secara maksimal , yang pasti dengan tujuan menambah ilmu pengetahuan untuk dirinya.

1.2.Rumusan Masalah
Berdasarkan apa yang telah yang dikemukakan diatas kami mengambil suatu rumusan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana sejarah perkembangan alat komunikasi dari dulu hingga kini ?
2. Kenapa alat komunikasi dapat mempengaruhi kepribadian seseorang terutama mahasiswa
3. Apa dampak positif dan negative dari alat komunikasi terhadap kepribadian mahasiswa ?
4. Bagaimana cara mencegah dampak negative dari alat komunikasi terhadap kepribadian ?

1.3.Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk :
1.      Mengetahui sejarah perkembangan alat komunikasi
2.      Mengetahui pengaruh alat komunikasi terhadap kepribadian
3.      Mengetahui dampak-dampak negative dan positif dari alat komunikasi
4.      mengetahui cara pencegahan dampak negative dari alat komunikasi

1.4.Manfaat
Manfaat yang diharapkan dari makalah ini adalah agar semua mahasiswa tahu bahwa alat komunikasi tidak hanya memberi kemudahan terhadap pemakainya yang menggunakan alat tersebut untuk hal positif tetapi juga dapat memberi dampak negative terhadap penggunanya jika digunakan untuk hal yang tidak baik dan dampak negative tersebut dapat mempengaruhi kepribadian mahasiswa itu sendiri .




























BAB  II
PEMBAHASAN

2.1. Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi
Tak dapat dipungkiri sejarah perkembangan peradaban manusia telah melalui proses yang sangat panjang. Tanpa disadari apa yang dihasilkan di masa kini adalah kepanjangan dari apa yang dimulai di masa lalu. Sama seperti di masa kini, mereka menciptakan banyak ide dan inovasi di bidang komunikasi agar proses penyampaian pesan dapat dengan mudah tersampaikan. Bangsa Persia tercatat telah menciptakan jasa pelayanan pengiriman surat pertama di dunia. Begitu juga dengan bangsa Yunani, mereka telah memanfaatkan burung untuk menyampaikan pesan dan begitu juga bengsa-bangsa lainnya.
Ditemukannya Heliographs, kertas, hingga koran pertama di dunia memberikan sumbangsih tersendiri terhadap masa depan. Media massa seperti koran pertama yang ditemukan di Jerman pada tahun 1650 semakin membuat konsumsi informasi menjadi penting. Penemuan kode Morse pun tidak dapat dilewatkan begitu saja. Tahun 1835 seorang pria berkebangsaan Amerika Serikat bernama Samuel Morse menciptakan sebuah kode sebagai pola komunikasi non-verbal yang mumpuni. Namun, tentunya peran revolusi industri tentunya sangat berperang penting untuk kemajuan berbagai bidang serta inovasi di dalamnya.
Dengan ditemukannya teknologi jaringan internet proses komunikasi terus berkembang pesat. Berkat perjalanan sejarah yang panjang, sejak tahun 1994 publik telah dapat menikmati sajian berita dan proses belanja online dengan cepat berkat penemuan World Wide Web (WWW) di Amerika. Kemudian tidak perlu lagi menunggu sang pelari maraton atau mengirimkan burung merpati hanya untuk menyampaikan pesan dengan jangka waktu tak menentu. Tahun 1997, masyarakat luas telah dapat memanfaatkan internet chat pertama yang diciptakan AOL bernama AOL Instant Messenger (AIM). Dengan begitu Anda dapat dengan aman berbincang bahkan dengan orang asing sekalipun. Keberadaan blog pun tidak dapat dipandang sebelah mata. Sejak 1999 Anda tidak perlu lagi membayangkan harus membuat gambar-gambar seperti di gua Lascaux untuk menyampaikan opini atau cerita pribadi. Semua orang dapat menyampaikan pesan apapun secara subjektif melalui blog. Dan dengan perkembangan alat komunikasi di masa kini, ada beragam media komunikasi yang dapat Anda manfaatkan.


2.2. Pengaruh  Alat Komunikasi Terhadap Kepribadian Seseorang
Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Terutama terhadap remaja. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap nilai-nilai yang ada di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia.
Saat ini di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang di anut masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh remaja.
Sesungguhnya handphone sangat penting bagi para remaja, karena dengan handphone tersebut, para remaja bisalebih mudah dan lancar untuk berkomunikasi, akan tetapi, akan tetapi ternyata handphone bisa menjadi barang yang bahaya ketika ternyata handphone tersebut disalahgunakan oleh anak untuk hal-hal yang negatif seperti menyimpan foto-foto ataupun video porno dan juga di gunakan sebagai alat yang memperlancar komunikasi dengan lawan jenis untuk hal-hal yang kurang bermanfaat seperti pacaran, sehingga dengan handphone tersebut berdampak negatif pada anak khususnya remaja seperti terjadinya pergaulan bebas, seks di luar nikah dan menurunnya prestasi belajar bahkan juga bisa terjadi anak mengambil uang ataupun barang berharga milik orang tuanya tanpa izin hanya untuk membeli pulsa.
Pada hakikatnya, kemajuan teknologi dan pengaruhnya dalam kehidupan adalah hal yang tak dapat kita hindari. Akan tetapi, kita dapat melakukan tindakan yang bijaksana terhadap diri kita sendiri, keluarga dan juga masyarakat luas agar kemajuan teknologi yang semakin dahsyat ini tidak sampai menggeser jati diri kita sebagai manusia yang memiliki norma.
Bagaimanapun, sebagai anggota masyarakat, dan terutama sebagai orang tua, kita harus melakukan seleksi terhaqdap kemajuan teknologi, agar semaksimal mungkin dapat mencegah pengaruh negatif teknologi terhadap anak khususnya kaum remaja yang merupakan generasi emas yang akan menjadi penerus perjuangan kita membentuk bangsa yang berakhlak dan berbudaya di masa yang akan datang.


2.3. Dampak-Dampak Positif dan Negatif
Anak zaman sekarang sudah mempunyai handphone dan tiada hari tanpa memeganghandphone terasa tidak enak karena handphone dapat di pergunakan sebagai alat komunikasi, dan sebagai alat yang dapat menyimpan file-file yang sangat berharga. Anak-anak zaman sekarang lebih mementingkan handphone daripada pelajaran.
Berikut merupakan tindakan remaja khususnya mahasiswa yang sering ditemukan. Ada sikap positif dan negatif.
- Fakta Positif
1.Para mahasiswa tidak gagap teknologi, siswa dapat mengikuti perkembangan era teknologisasi dunia dan siswa dapat lebih produktif, efektif dan efisien dalam waktu, energi dan biaya karena ada sarana komunikasi yang memudahkan urusannya.
2. Mahasiswa dapat mencari materi dengan search lewat handphone melalui internet.

- Fakta negatif
1.Banyak mahasiswa yang mempunyai handphone waktu luangnya banyak tersita untuk smsan atau saling telepon (bukan untuk belajar).
2. Ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung di dalam kelas para mahasiswa memilih sibuk dengan handphone mereka.
3. Sebagian mahasiswa yang menggunakan alat komunikasi tersebut untuk saling berkomunikasi ketika saat ulangan.
4. Banyak mahasiswa yang menyimpan hal-hal yang berbau pornoaksi dan pornografi.
Disamping fakta yang telah diungkapkan tadi masih ada dampak-dampak yang akan timbul dikarenakan kebiasaan kita yang sangat tergantung tehadap alat komunikasi. Terdapat berbagai macam dampak yang akan terjadi entah itu positif ataupun negatif apabila kita tidak dapat mengatur pola hidup kita terhadap alat komunikasi yang terutama handphone.
Dampak positif :
1. Mempermudah berkomunikasi untuk menyambung silaturahmi (pesan dan telepon). Hubungan dengan kerabat maupun teman menjadi semakin dekat.
2. Sarana untuk mencari kebutuhan informasi (internet). Sehingga para mahasiswa tidak ketinggalan kabar terbaru yang sedang beredar.
3. Membantu proses pembelajaran.
4. Sarana untuk hiburan (permainan, audio, video). Mereka bisa menghillangkan rasa penat ketika sedang istirahat dengan permainan dll.
Ternyata selain berpengaruh gaya kehidupan sehari-hari, handphone juga dapat mangganggu kesehatan bagi para penggunanya. Dapat kita ketahui dari penelitian para ilmuwan tentang bahayanya penggunaan handphone. Pakar AS menuturkan, bahwa kita semestinya mengindari 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone dan ada 8 jenis pengguna handphone yang sebaiknya dihindari.
Pakar terkait menunjukkan 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone yang berdampak negatif terhadap kesehatan itu meliputi :
1. Menggantungkan handphone dileher atau pinggang. Bagi mereka yang Arrhytmia (tidak ada irama jantung), fungsi jantung tidak sempurna sebaiknya tidak menggantungkan handphone di dada. Jikahandphone digantung di bagian pinggang atau sisi perut mungkin akan mempegaruhi fungsi kesuburan. Cara yang lebih aman dan sehat adalah simpan dalam tas yang dibawa serta.
2. Menempelkan handphone di telinga ketika menelepon. Ketika menelepon dan belum tersambung, radiasi akan bertambah kuat, maka sebaiknya jauhkan handphone dari bagian kepala, selang 5 detik kemudian baru dihubungai kembali.
3. Sinyal handphone semakin lemah ketika menempel di telinga. Berdasarkan prinsip kerja handphone, dalam keadaan sinyal yang agak lemah, handphone akan meningkatkan daya luncur gelombang elektromagnetnya secara otomatis, sehingga intensitas radiasi bertambah kuat. Dengan menempelkan ke telinga, maka radiasi yang dialami bagian kepala akan berlipat ganda.
4. Percakapan handphone terlalu lama. Para ahli menyarankan, tidak baik berhubungan telepon terlalu lama, jika memamg demikian bisa mempertimbangkan memakai telepon tetap atau memeakai alat pendengar, jika terpaksa harus berhubungan denganhandphone dalam jangka waktu lama juga harus mendengar secara bergantian di kiri dan kanan telinga 1-2 menit.
5. Sembunyi di sudut tembok dan bisik-bisik menerima telepon rahasia.Dengan bersembunyi di sudut bangunan dalam kondisi umum, penutupan sinyal di sudut bangunan tidak begitu baik, sehingga dengan demikian dapat meyababkan daya radiasi handphone dalm sudut tertentu bertambah besar.
6. Mondar-mandir (selalu bergerak). Sejumlah orang tanpa sadar suka berjalan perlahan ketika menelepon, selalu bergerak kesana kemari, namun tidak sadar bahwa menggerakkan posisi dapt menyababkan ketidakstabilan sinyal yang diterima, dengan demikian menyebabkan terjadinya luncuran daya tinggi dalam waktu singkat yag tidak diperlukan.
Selain itu, 8 tipe orang berikut ini sebaiknya mengurangi pemakaian handphone:
1.      Penyakit epilepsi
2.      Jantung
3.      Lemah saraf parah
4.      Katarak
5.      Diabetes
6.      Wanita hamil dan menyusui
7.      Anak-anak
8.      Orang tua berusia lebih dari 60 tahun


2.4. Cara Menanggulangi Dampak Negatif
Selain kita harus menghindari dampak negatif alat komunikasi untuk kesehatan kita seperti yang tertera di atas, berikut ini adalah beberapa tindakan yang bisa menghindari penyalah gunaan Handphone atau alat komunikasi yang lain seperti internet, yaitu :
1. Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.
2. Tidak membawa handphone ke sekolah atau mematikan handphone saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.
3. Ketika berada dirumah sebaiknya mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan menggunakan handphone atau yang lainya.
4.  Belajar sebaik mungkin agar tidak sampai menggunakan handphone saat ujian.
5.  Menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno dari internet.
6.    Menggunakan alat-alat komunikasi  jika diperlukan dan untuk hal-hal yang penting saja.
7.    Memperbanyak konten-konten religi pada handphone.
8.   Memberi kode pengaman pada handphone jika diperlukan.
Dalam hal ini pengawasan dari orang tua juga sangat penting. Mengingat banyaknya kenakalan remaja yang kurang diperhatikan oleh orang tua.







BAB  III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Dari pembahasan dapat diambil kesimpulan yaitu :
1.Salah satu teknologi yang saat ini sedang trend di masyarakat Indonesia adalah  handphone  untuk berbagai kalangan masyarakat. Handphone sekarang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Disamping harga yang ditawarkan cukup terjangkau, berbagai fitur handphone juga diberikan sebagai penunjang majunya teknologi.
2.Handphone kini bukan lagi sekadar alat untuk berkomunikasi saja tetapi juga sebagai gaya hidup, penampilan dan trend.
3.Perkembangan teknologi yang terdapat pada alat komunikasi seperti handphone begitu menakjubkan menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya terutama terhadap remaja.
4.Perkembangan alat komunkasi semakin memanjakan kita dengan berbagai teknolgi yang diterapkan.
5.Sering kali handphone mengalihkan akativitas seorang pelajar yang seharusnya belajar sebagai tugas utama.
6.Banyak dari fungsi-fungsi alat komunikasi tidak digunakan sebagaimana mestinya akan tetapi malah disalah gunakan oleh berbagai pihak.
7. Dan banyaknya sisi positif dan negatif yang ditimbulkan dengan terus berkembangnya alat-alat komunikasi.


3.2. Saran
1.      Fasilitas canggih yang telah diberikan dalam sebuah handphone dan alat komunikasi lainnya sudah semestinya dipergunakan dengan sebaik mungkin dan sebagaimana mestinya.
2.      Sebagai seorang remaja hendaknya lebih mengutamakan belajar.
3.      Sebagai orang seharusnya lebih mempertimbangkan segala sesuatu yang akan diberikan kepada anak dengan melihat akibatnya terhadap perkembangan anak terutama yang memasuki usia remaja.
4.      Penggunaan handphone yang terlalu lama dapat menimbulkan hal-hal negatif, maka sebaiknya remaja yang sering menggunakan handphone untuk menelepon mengurangi intensitasnya dan menggunakan seperlunya saja.





DAFTAR PUSTAKA

  1.  http://www.scribd.com/doc/6330078/Manusia-Dan-Lingkungan-Hidup
  2.  http://id.wikibooks.org/wiki/Melibatkan-Masyarakat-dalam-Penanggulangan-Kerusakan-Lingkungan-Pesisir-dan-Laut
  3. http://afand.cybermq.com/post/detail/2405/linkungan-hidup-kerusakan-lingkungan-pengertian-kerusakan-lingkungan-dan-pelestarian
4.      http://www.opensubscriber.com/message/motivasi@yahoogroups.com/10510614.html
5.      http://kompas.co.id/read/xml/2008/10/02/23553141/kekhawatiran.krisis.ekonomi.global.benamkan.saham.dunia
6.      http://www.syaldi.web.id/2008/02/gerakan-mahasiswa-indonesia-tahun-1998-sebuah-proses-perubahan-sosial/
8.      Hoed, Benny, et al. Jakarta Recovery; Blue Print Pembangunan Ibukota, Sumbangsih Kampus untuk Jakarta. Jakarta: Kelompok Kerja Pembangunan Ibukota-BEMUI. 2007
9.      http://world.mongabay.com/indonesian/502.html (diakses pada tanggal 29 Oktober 2009 Pukul 22:44 )
11.  http://www.dephut.go.id/ (diakses pada tanggal 29 Oktober 2009 Pukul 22: 53)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar